Sejarah

Pada awalnya, IKIP Gunungsitoli menyelenggarakan pendidikan dengan sistem paket (Tingkat) Sarjana Muda, dan mengelola 3 Fakultas dan 4 jurusan yaitu salah satunya Fakultas Keguruan dan Ilmu Sosial (FKIS) dengan jurusan Civics Hukum dan Jurusan Ekonomi dengan status terdaftar sesuai dengan Surat Keputusan Mendikbud RI Nomor: 1246/PT/III/68, tanggal 12 Desember 1968 yang diperbaharui dengan Surat Ke-putusan Mendikbud RI Nomor 47/DPT/B/1972 tanggal 28 Agustus 1973.

Seiring dengan perkembangan IKIP Gunungsitoli, sesuai Surat Keputusan Mendikbud RI Nomor 0124/N/1979 dan Surat Koordinator Perguruan Tinggi Swasta Wilayah I, Nomor 134/KDP/KOP/I/1984 tanggal 11 Juli 1984, mulai tahun akademik 1984/1985, IKIP Gunungsitoli melaksanakan Sistem Kredit Semester (SKS) serta mengelola program S-1 dan D-3 yang salah satunya adalah Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) mengasuh Jurusan Pendidikan Moral Pancasila dan Kewarganegaraan, jenjang S-1 dan D-3 dan Jurusan Pendidikan Dunia Usaha, program S-1 dan D-3, status diakui berdasarkan SK Mendikbud Nomor 0408/0/1989/ tanggal 28 Juli 1989.

Berdasarkan Keputusan Mendikbud Nomor : 021/U/1995, tanggal 25 Juli 1995 tentang Kurikulum Nasional Program Studi Sarjana Pendidikan, pada tahun akademik 1997/1998, penamaan Jurusan di IKIP Gunungsitoli di sesuaikan  dengan keputusan tersebut dimana Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), Jurusan Pendidikan Moral Pancasila dan Kewarganegaraan (PMP-KN) berubah menjadi Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dan Jurusan Pendidikan Dunia Usaha dan Koperasi (PDU-KOP) Berubah menjadi Program Studi Pendidikan Ekonomi Koperasi (PEK).

Sejalan dengan dikeluarkannya Surat Dirjen DIKTI Nomor 163/Dikti/Kep/2007 tanggal 27 November 2007 tentang penataan dan kodifikasi program studi pada perguruan tinggi, maka program studi pendidikan ekonomi koperasi menjadi Pendidikan Ekonomi sampai sekarang.